Kemaren malam, sama temen satu "genk" pergi liat film "Ayat-ayat Cinta" di bioskop Solo Grand Mall. meski hujan, kita belai-belain untuk lihat filmnya, cuma untuk membandingkan antara yang novel sama filmnya. Kita dapat tiket untuk jam 21.20 WIB.
sebelum nonton kita2 pada mau ke toilet, bwt buang air kecil. Tapi toilet yang tersedia adalah toilet yang katanya 'modern'. Lumayan bersih ,sih, tapi ya, itu, gak ada tempat air buat cebok, sayang, hal tersebut malah buat orang2 gak bisa membersihkan kelaminnya sendiri. hal tersebut menjadi kurang bisa memberikan kenyamanan buat orang2 kaya' kita.
Bwt untuk ke depannya gw mo bwt toilet yang "tipe Indonesia-standar Internasional".
Kamis, 28 Februari 2008
Minggu, 17 Februari 2008
Sekilas Solo dan curahan hati...
MInggu kemaren adalah mminggu terakhir kami magang. Kami ditugaskan oleh fakultas untuk mengikuti kegiatan magang di beberapa tempat yang telah ditentukan dan yang telah menjadi mitra dari fakultas kami.
Saya kebagian tugas di Pemerintah Kota Surakarta,...Walah, di awalnya,sich g begitu 'ngeh', karena di Pemerintah Kota Surakarta merupakan prioritas tempat yang ke sekian bagi saya. Prioritas saya adalah di Bank Syariah Mandiri, namun di tempat tersebut hanya dibutuhkan empat orang saja. Jadi terpaksa saya keduluan oleh teman-teman yang juga ngebet di Bank Syariah Mandiri.
Well...bagaimanapun juga saya masih bisa mengucapkan syukur Alhmdulilah mendapat tempat di Pemkot Solo. Selain dekat dengan kos juga sekali-sekali belajar jadi teknokrat, seperti senior Aguscuprit.blogspot.com,hehehehe....
saya akhirnya juga mengerti bagaimana sibuknya orang-orang PNS itu,meski jika tidak ada kerjaan meamng bener-bener nganggur, tapi semuanya memang profesional, kaerna bagian hukum dan HAM Pemkot merupakan salah satu bagian yang tesibuk, tiap hari selalu menerima doukumen-dokumen hukum yang harus didata, dimasukkan ke arsip, dsb.
Pembimbing mitra kami adalah Ibu Maya Pramita,S.H.beliau adalah orang yang sangat terbuka. Setiap permasalahan yang dihadapi oleh Pemkot selalu diberitahukan kepada kami, sehingga kami tahu secara menyeluruh problem-problem yang dihadapi Pemkot.Yah...meski kami cuma tahu, tapi paling tidak hal tersebut merangsang pertumbuhan ide-ide di benak kami. Mulai dari permasalahan Peraturan Daerah tentang Eksploitasi Seks Komersial, Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pedagang Kaki Lima,permasalahan benteng Vastenberg, perkembangan kota Solo, dlsb.
Dari apa yang kami ketahui selama kami magang, kami mengetahui jika kota Solo merupakan kota yang memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dijadikan lahan investasi. Banyak lahan yang dapat digali untuk menanamkan modal. Di Jawa Tengah perupataran uang terbesar berada si Solo, tidak salah jika mall-mall besar memilih untuk didirikan di Solo. Kabar terakhir, Kota Solo juga akan dibangun apartemen oleh tiga pengembang besar. Sampaim minggu kemarin katanya Apartemen Paragorn sudah terjual 60%.
Dilihat dari keseluruhan unsur-unsur yang ada, maka saya ingin merekomendasikan Solo sebagai kota yang layak untuk dijadikan ladang investasi, salah satu sebabnya adalah terletak di persimpangan Jawa Timur-Jogja.Jika saya sudah memiliki modal yang cukup, maka saya akan menginvestasikan uang saya ke daerah Solo kelak. Kata teman saya yang bisnis kain di Pasar Klewer, Habib Mustofa anak FT UNS 2003, perputaran uang di Solo sangat cepat.
Saya kebagian tugas di Pemerintah Kota Surakarta,...Walah, di awalnya,sich g begitu 'ngeh', karena di Pemerintah Kota Surakarta merupakan prioritas tempat yang ke sekian bagi saya. Prioritas saya adalah di Bank Syariah Mandiri, namun di tempat tersebut hanya dibutuhkan empat orang saja. Jadi terpaksa saya keduluan oleh teman-teman yang juga ngebet di Bank Syariah Mandiri.
Well...bagaimanapun juga saya masih bisa mengucapkan syukur Alhmdulilah mendapat tempat di Pemkot Solo. Selain dekat dengan kos juga sekali-sekali belajar jadi teknokrat, seperti senior Aguscuprit.blogspot.com,hehehehe....
saya akhirnya juga mengerti bagaimana sibuknya orang-orang PNS itu,meski jika tidak ada kerjaan meamng bener-bener nganggur, tapi semuanya memang profesional, kaerna bagian hukum dan HAM Pemkot merupakan salah satu bagian yang tesibuk, tiap hari selalu menerima doukumen-dokumen hukum yang harus didata, dimasukkan ke arsip, dsb.
Pembimbing mitra kami adalah Ibu Maya Pramita,S.H.beliau adalah orang yang sangat terbuka. Setiap permasalahan yang dihadapi oleh Pemkot selalu diberitahukan kepada kami, sehingga kami tahu secara menyeluruh problem-problem yang dihadapi Pemkot.Yah...meski kami cuma tahu, tapi paling tidak hal tersebut merangsang pertumbuhan ide-ide di benak kami. Mulai dari permasalahan Peraturan Daerah tentang Eksploitasi Seks Komersial, Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pedagang Kaki Lima,permasalahan benteng Vastenberg, perkembangan kota Solo, dlsb.
Dari apa yang kami ketahui selama kami magang, kami mengetahui jika kota Solo merupakan kota yang memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dijadikan lahan investasi. Banyak lahan yang dapat digali untuk menanamkan modal. Di Jawa Tengah perupataran uang terbesar berada si Solo, tidak salah jika mall-mall besar memilih untuk didirikan di Solo. Kabar terakhir, Kota Solo juga akan dibangun apartemen oleh tiga pengembang besar. Sampaim minggu kemarin katanya Apartemen Paragorn sudah terjual 60%.
Dilihat dari keseluruhan unsur-unsur yang ada, maka saya ingin merekomendasikan Solo sebagai kota yang layak untuk dijadikan ladang investasi, salah satu sebabnya adalah terletak di persimpangan Jawa Timur-Jogja.Jika saya sudah memiliki modal yang cukup, maka saya akan menginvestasikan uang saya ke daerah Solo kelak. Kata teman saya yang bisnis kain di Pasar Klewer, Habib Mustofa anak FT UNS 2003, perputaran uang di Solo sangat cepat.
Kamis, 14 Februari 2008
Opo maneh iku...!?
Tanggal 14 februari, bagi sebagian orang adalah hari spesial. katanya hari kasih sayang. Hari yang tepat untuk mengekspresikan rasa cinta kepada kekasihnya.
Hahaha....
Kenapa harus menunggu 14 Februari buat ngucapin Cinta,atau menunjukkan cinta. Sebagian orang-orang di negara kita itu termasuk orang yang latah. Sedikit-sedikit yang berbau dengan dengan kebudayaan baru langsung kita terima begitu saja tanpa kita tahu makna dan filosofinya.
Saya sangat tidak setuju dengan hal semacam itu, bukan karena saya tidak menyukai romantisme, tetapi lebih pada dasar landasan filosofis yang mendasari adanya hari Valentine tersebut dan juga sejarah mengapa hari tersebut terjadi. Saya sangat tergelitik dengan pernyataan seorang teman, apakah tidak ada lagi kreativitas orang-orang kita untuk menciptakan hari kasih sayang lain selain hari Valentine, karena begitu banyak orang yang telah berkorban dan meiliki cinta yang besar bagi kita. baik itu orang tua, guru, saudara, sahabat, pasangan kita, dll.
Jika saja memang harus megekspresikan cinta pada hari tertentu, mengapa tidak kita pilih saja hari yang memang kita anggap penting. Misalnya kita dapat memilih hari kelahiran Ibu kita untuk mengungkapkan kasih sayang kita, atau hari dimana kita mengucapkan ikrar sumpah dengan saudara-saudara kita atau yang lainnya.
Maksud saya di sini adalah kita dapat menciptakan hari yang penting bagi pribadi kita masing-masing tanpa harus membebek oleh budaya lain. Ya...alasannya itu tadi, Valentine bukan produk dari bangsa kita. Jika kita ikut merayakannya, kita akan kehilangan jati diri kita sebagai sebuah bangsa. Karena kita seakan dijajah secara budaya oleh bangsa lain.
Intinya saya tidak setuju untuk sekedar membebek budaya bangsa lain tanpa tahu makna filosofisnya. karena bangsa kita masih memerlukan pengukuhan jati diri untuk maju dan berkembang dengan martabat yang tinggi sederajat dengan bangsa-bangsa besar lain di dunia.
Saya bukan termasuk bangas pengikut dan bangas terjajah
Hahaha....
Kenapa harus menunggu 14 Februari buat ngucapin Cinta,atau menunjukkan cinta. Sebagian orang-orang di negara kita itu termasuk orang yang latah. Sedikit-sedikit yang berbau dengan dengan kebudayaan baru langsung kita terima begitu saja tanpa kita tahu makna dan filosofinya.
Saya sangat tidak setuju dengan hal semacam itu, bukan karena saya tidak menyukai romantisme, tetapi lebih pada dasar landasan filosofis yang mendasari adanya hari Valentine tersebut dan juga sejarah mengapa hari tersebut terjadi. Saya sangat tergelitik dengan pernyataan seorang teman, apakah tidak ada lagi kreativitas orang-orang kita untuk menciptakan hari kasih sayang lain selain hari Valentine, karena begitu banyak orang yang telah berkorban dan meiliki cinta yang besar bagi kita. baik itu orang tua, guru, saudara, sahabat, pasangan kita, dll.
Jika saja memang harus megekspresikan cinta pada hari tertentu, mengapa tidak kita pilih saja hari yang memang kita anggap penting. Misalnya kita dapat memilih hari kelahiran Ibu kita untuk mengungkapkan kasih sayang kita, atau hari dimana kita mengucapkan ikrar sumpah dengan saudara-saudara kita atau yang lainnya.
Maksud saya di sini adalah kita dapat menciptakan hari yang penting bagi pribadi kita masing-masing tanpa harus membebek oleh budaya lain. Ya...alasannya itu tadi, Valentine bukan produk dari bangsa kita. Jika kita ikut merayakannya, kita akan kehilangan jati diri kita sebagai sebuah bangsa. Karena kita seakan dijajah secara budaya oleh bangsa lain.
Intinya saya tidak setuju untuk sekedar membebek budaya bangsa lain tanpa tahu makna filosofisnya. karena bangsa kita masih memerlukan pengukuhan jati diri untuk maju dan berkembang dengan martabat yang tinggi sederajat dengan bangsa-bangsa besar lain di dunia.
Saya bukan termasuk bangas pengikut dan bangas terjajah
Rabu, 13 Februari 2008
TERSENYUMLAH....
Ketika kita pertama kali membuka mata kita di pagi hari, dapatkah kita rasakan kebahagiaan yang diberikan Dia pada kita? ketika dapat menghirup udara pagi yang begitu bersih dan sejuk, udara yang dirindukan selalu oleh paru-paru kita. Bukan sebuah kebetulan jika kita kemudian merasakan kenikmatan-kenikmatan yang terus mengalir di dalam gerak kehidupan kita.
Di saat kita kemudian mulai menginjakkan kaki keluar rumah untuk memulai aktivitas kita, untuk memenuhi peran kita sebagai bagian dari suatu kehidupan, maka tersenyumlah pada dunia, untuk memberikan sambutan kepada dunia bahwa kita siap untuk bercengkerama dengannya.
Dunia tidak akan menolak pada senyuman yang kita berikan. Karena dia akan bahagia dengan warna yang akan kita goreskan kepadanya,...Senyum adalah tanda suatu rasa syukur serta sebuah sedekah bagi manusia yang lain.
Maka tersenyumlah, dan kau akan bahagia...!!!
(paling tidak orang-orang di sekitar kita akan ikut tersenyum, merasakan sedikit dari kebahagiaan yang kita bagi...)
Di saat kita kemudian mulai menginjakkan kaki keluar rumah untuk memulai aktivitas kita, untuk memenuhi peran kita sebagai bagian dari suatu kehidupan, maka tersenyumlah pada dunia, untuk memberikan sambutan kepada dunia bahwa kita siap untuk bercengkerama dengannya.
Dunia tidak akan menolak pada senyuman yang kita berikan. Karena dia akan bahagia dengan warna yang akan kita goreskan kepadanya,...Senyum adalah tanda suatu rasa syukur serta sebuah sedekah bagi manusia yang lain.
Maka tersenyumlah, dan kau akan bahagia...!!!
(paling tidak orang-orang di sekitar kita akan ikut tersenyum, merasakan sedikit dari kebahagiaan yang kita bagi...)
Senin, 11 Februari 2008
NEVER GIVE UP....
Kita tidak dapat dengan mudah untuk mengatakan sebuah kata "menyerah". kata itu diciptakan untuk mendefinisikan sebuah keadaan tanpa daya. "Menyerah " adalah suatu keputusan untuk tidak melakukan apa-apa.
Meski apa pun apa yang terjadi, kita dapat melakukan manipulasi apa pun terhadap keadaan dan diri kita sendiri untuk dapat sekedar memperjuangkan diri kita sendiri.
Apapun yang terjadi, jangan sampai ada kata menyerah pada apa yang kita perjuangkan...
(by: Soldier of Champion)
Meski apa pun apa yang terjadi, kita dapat melakukan manipulasi apa pun terhadap keadaan dan diri kita sendiri untuk dapat sekedar memperjuangkan diri kita sendiri.
Apapun yang terjadi, jangan sampai ada kata menyerah pada apa yang kita perjuangkan...
(by: Soldier of Champion)
Langganan:
Postingan (Atom)